Menikah, Pendidikan, dan Peran Ibu Rumah Tangga
Bagi sebagian orang, menikah seakan menjadi penghalang bagi wanita untuk meraih impiannya. Seolah pernikahan hanya akan menjadikan perempuan sebagai ibu rumah tangga, lengkap dengan cibiran tetangga yang kerap menjatuhkan semangat. Tak jarang muncul komentar pedas seperti: “Siapa suruh nikah dulu, jadi nggak bisa kerja, nggak bisa lanjut kuliah, cuma jadi ibu rumah tangga padahal sudah sarjana.” Pertanyaannya, apakah salah jika seorang perempuan berpendidikan tinggi pada akhirnya memilih menjadi ibu rumah tangga penuh waktu? Menurut saya, sama sekali tidak. Masalahnya terletak pada cara kita memaknai pendidikan formal. Pendidikan tinggi kerap diidentikkan dengan karier elite dan jabatan prestisius. Padahal, kuliah adalah salah satu cara menuntut ilmu untuk menunjang tugas-tugas besar di masa depan bukan semata demi profesi, tetapi juga demi menjadi pribadi yang menginspirasi. Tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga mencetak hebatnya generasi. Menjadi ibu adalah amanah yang muli...